Halaman

Rabu, 21 Oktober 2020

Menganalisa Perbedaan Puisi Angkatan 66 Dengan Angkata Sekarang

 


·   Puisi Angakatan 66 : Taufik Ismail.

Doa

          Tuhan kami

          Telah nista kami dalam dosa bersama

          Bertahun tahun membangun kultus ini

          Dalam pikiran yang ganda

          Dan menutupi hati nurani

 

          Ampunilah kami

          Ampunilah

          Amin

          Tuhan kami

          Telah terlalu mudah kami

          Menggunakan asmaMu

          Bertahun di negeri ini

          Semoga

          Kau rela menerima kembali

          Kami dalam barisanMu

 

          Ampunilah kami

          Ampunilah

          Amin

 

·       Puisi Angkatan Sekarang : Ahmadun Y Herfanda

Sembahyang Rerumputan

      Aku rumputan

          Tak pernah lupa sembayang

          Inna sholati wa nusuku

          Wa mahyaaya wa mammati

          Lillahi Robbil ‘alamin

          Topan melanda padang ilalang

          Tubuh ku bergoyang-goyang

          Tapi tetap teguh dalam sembahyang

          Dan akarku yang mengurat di bumi

          Tak berhenti mengucap shalawat nabi  

         

1 . Figura Bahasa

Doa  :

-         Kami

-         Kau

-         Dan

-         Ini

-         yang

   Sembahyang Rerumputan :

-         Dan

-         Yang

-         Di

-         Tak

-         Lupa

2. Bahasa Ambiguitas

Doa  :

-         Menggunakan asmaMu

-         Dalam pikiran yang ganda

-         menutupi hati

 

Sembahyang Rerumputan :

-         Aku rumputan

-         Topan melanda

-         Tubuh ku bergoyang-goyang

3.  kata Berjiwa

Doa  :

-         hati nurani

-         Ampunilah

-         dosa

 

Sembahyang Rerumputan :

-         sembayang

-         teguh

-         shalawat nabi

4. Kata Konotatif

   Doa  :

-         asmaMu

-         barisanMu

-         Kultus

Sembahyang Rerumputan :

-         Rumputan

-         Akarku

-         Mengurat

5. Kata Pengulangan

Doa  :

-         Bertahun – Tahun

-         Ampunilah

 

Sembahyang Rerumputan :

-         Bergoyang-goyang


Angkatan 1966

 

   Angkatan ini muncul saat peralihan dari rezim Orde Lama ke Orde Baru. Beberapa sastrawan yang masuk ke dalam angkatan 1966 antara lain Taufik Ismail dengan karya “Tirani dan Benteng”, Sutardji Calzoum Bachri dengan karya “Amuk”, dan Sapardi Djoko Damono dengan karya “Dukamu Abadi”.

 

Berhubung angkatan ini muncul di saat peralihan

rezim, jadi karakteristik yang dimiliki 

angkatan ini ialah: 

bercorak politis; 

beraliran surealistik; dan 

banyak menyuarakan kritik sosial. 

 

Angkatan 2000

 

 Angkatan ini ditandai dengan perubahan millenium. Kalian pasti tahu dong novel “Laskar Pelangi” karya Andrea Hirata? Nah, itu termasuk angkatan 2000 Squad. Selain itu, novel “Ayat-ayat Cinta” karya Habibburahman El-Shirazy dan “Negeri 5 Menara” karya Anwar Fuadi, juga termasuk karya sastra angkatan 2000.

 

Ciri-ciri karya satra pada angkatan ini ialah:

bebas memainkan kata-kata dan makna 

mengangkat tema-tema dewasa; dan 

bersifat kontemporer


Nama : David Donovan M S

NPM  : 50420340

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tugas Blog ke-4

 Tugas Blog ke-4 1. Buatlah struktur navigasi web kelompok kalian. Berikut adalah struktur navigasi Website E-Learning Persiapan UTBK dari k...