Halaman

Minggu, 10 Januari 2021

Manusia dan keindahan : Tari Tor - Tor

 

PENGERTIAN 

Tortor dapat diartikan sebagai tarian. Tortor merupakan tarian seremonial yang disajikan bersaman dengan penyajian musik gondang (Toba), gonrang ( Simalungun), gordang (Mandailing). Tortor lebih pas diartikan sebagai bentuk pengejawantahan ekspresi baik individu maupun kolektif yang muncul pada saat upacara adat maupun ritual lainnya. Sebenarnya tortor tercipta karena adanya upacara kematian, panen, penyembuhan dan pesta muda-mudi.


MAKNA TARI TOR - TOR

Tortor memiliki makna yaitu sebagai penyemangat jiwa, seperti makanan untuk jiwa dan sebagai penghibur. Walaupun secara fisik tortor merupakan tarian, namun makna yang lebih dalam dari gerakan-gerakkannya menunjukkan bahwa tortor adalah sebuah media komunikasi, dimana melalui gerak-gerakkan yang disajikan terjadi interaksi antara partisipan upacara.

Menurut Togarma Naibaho, pendiri Sanggar budaya Batak, Gorga, kata "Tor-tor" berasal dari suara entakan kaki penarinya di atas papan rumah adat Batak. Penari bergerak dengan iringan Gondang yang juga berirama mengentak. "Tujuan tarian ini dulu untuk upacara kematian, panen, penyembuhan, dan pesta muda-mudi. Dan tarian ini memiliki proses ritual yang harus dilalui," kata Togarma kepada National Geographic Indonesia, Selasa (19/6)

Pesan ritual itu, lanjut Togarma, ada tiga yang utama. Yakni takut dan taat pada Tuhan, sebelum tari dimulai harus ada musik persembahan pada Yang Maha Esa. Kemudian dilanjutkan pesan ritual untuk leluhur dan orang-orang masih hidup yang dihormati. Terakhir, pesan untuk khalayak ramai yang hadir dalam upacara. Barulah dilanjutkan ke tema apa dalam upacara itu.

"Makna tarian ini ada tiga, selain untuk ritual juga untuk penyemangat jiwa. Seperti makanan untuk jiwa. Makna terakhir sebagai sarana untuk menghibur," imbuh mantan pengajar Seni Rupa dan Desain di Universitas Trisakti, Jakarta itu.

TOR - TOR TARIAN PENYAMBUTAN RAJA

Tortor Sombah merupakan tarian yang dipersembahkan untuk menyambut raja ataupun menyambut tamu dan kerabat dekat yang diiringi dengan gendang, tarian ini dapat dianggap sebagai penghormatan bagi tamu maupun rombongannya. Bila tortor ini selesai diperlihatkan baru yang lain dapat menarikan sesuatu tarian yang diingininya. Tortor sombah ini telah lama hidup di tengah-tengah masyarakat dengan istilah “sembah”.

Secara umum, posisi menyembah ini diperlihatkan dua lakon: 1) badan berdiri dengan posisi kepala menunduk (unduk), telapak tangan terbuka dan dirapatkan serta di taruh di depan wajah yang menunduk serta badan (torso) sedikit condong (membungkuk ke depan), 2) badan membungkuk total, kedua telapak tangan terbuka dan ditaruh di depan kepala serta kepala menunduk sehingga lakon yang tampak cenderung ’seolah-olah mencium’ tanah.


Sekian penulisan tentang tari tor - tor. Jika ada yang mau ditanyakan silahkan tanya di komentar. Terima kasih~


REFERENSI :

  • https://nationalgeographic.grid.id/read/13282448/mengupas-sejarah-dan-makna-tari-tor-tor
  • https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ditwdb/tari-tortor-sombah-tari-penyambutan-raja/



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tugas Blog ke-4

 Tugas Blog ke-4 1. Buatlah struktur navigasi web kelompok kalian. Berikut adalah struktur navigasi Website E-Learning Persiapan UTBK dari k...